About

avatar_F2N_2013_bg

“When Music Travels Back to Mother Nature.”

 

THE PROJECT

Float2Nature adalah sebuah proyek kolaborasi tim manajemen Float (sebuah band asal Jakarta) bersama sekelompok pendukungnya yang memiliki latar belakang profesi di berbagai bidang pekerjaan seperti hiburan, periklanan, pariwisata, komunikasi, perfilman, desain visual, teknologi informasi, jurnalistik, dan lain-lain. Proyek tahunan ini berupa sebuah acara yang memadukan 3 elemen utama, yakni musik, perjalanan, dan alam.

Float2Nature is a collaborative project between the management team of a Jakarta-based band, Float, and a group of their loyal supporters with various professional background ranging from entertainment, advertising, tourism, communication, film-making, visual design, information technology and journalism, all the way to any other supporting fields. This annual project is presented in the form of an event that combines three key elements: music, travel, and nature.

 

THE 3 ELEMENTS

Music

Melalui paduan lirik dan komposisi musiknya, bagi para penggemarnya (‘floatmates’), Float memiliki hubungan yang sangat erat dengan keseharian dan pengalaman pribadi mereka. Selain itu, bagi mereka, mendengarkan musik Float terasa seperti sedang berada dalam sebuah perjalanan, a musical journey. Hal inilah yang memicu lahirnya sebuah gagasan dari komunitas yang terdiri dari tim manajemen Float dan para pendukungnya ini untuk menyelenggarakan acara yang dinamakan Float2Nature.

For the floatmates (the fans of the band), the blend of lyrical and musical compositions in Float’s music has an intimate relationship with their everyday life and personal experiences. Moreover, they say, listening to Float’s music feels like fleeting on a musical journey; a thought that triggered Float’s management team and their loyal supporters to birth the idea of organizing a community event we now know as Float2Nature.

Travel

Bagi masyarakat yang tinggal di Jakarta dan kota-kota besar lainnya, menghadapi kemacetan, tumpukan pekerjaan, dan tingkat stres yang cukup tinggi adalah rangkaian rutinitas yang tak terelakkan. Mengunjungi tempat-tempat hiburan seperti bioskop, mal, kafe dan sebagainya di akhir pekan bahkan terasa tidak cukup mengobati kepenatan rutin itu. Mereka haus akan suasana liburan yang benar-benar istimewa. Karena itu, kegiatan traveling menjadi alternatif hiburan yang berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir ini.

For the people living in Jakarta and other big cities, facing congestions, piles of work, and high stress levels has been an inevitable routine; becoming a burden too much to bear that makes visits to recreational parks, cinemas, shopping malls, cafes and the likes for  the weekends a failure in treating the fatigue. These people crave for different holiday atmosphere; giving travel entertainment as a refreshing alternative a chance to grow rapidly in recent years.

Nature

Sebagai penyelenggara, Komunitas Float2Nature mengajak floatmates lainnya meninggalkan kehidupan kota besar, melakukan perjalanan ‘kembali ke alam’. Tempat tujuan yang dipilih pun bukan tempat yang populer di kalangan masyarakat umum. Dengan demikian, selain para partisipan dapat memperoleh sensasi yang benar-benar baru, kegiatan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan potensi pariwisata daerah tujuan.

As the organizer, Float2Nature Community encourages fellow floatmates to leave the big city life for a while, taking a ‘back to nature’ trip. The chosen locations are not considered as popular tourism destinations; providing a relatively new sensation for the participants while boosting the area’s tourism potential.

 

THE HISTORY

Semua berawal pada tanggal 16 Desember 2011, saat Wisnu Wiryawan (Inoe) dari Lembah Pelangi & Ankayama Putri menghadiri acara yang merupakan perpaduan dari gathering & pertunjukan musik yang diselenggarakan oleh Float di Galeri Foto Jurnalistik Antara Jakarta. Mereka membayangkan seandainya ‘floatspot’ (sebutan untuk lokasi dimana Float bermain) dipindah ke alam terbuka sehingga orang dapat menikmati pertunjukan musik Float sambil menikmati keindahan alam, jauh dari hiruk pikuk kota besar. Beberapa hari kemudian, ide ini pun segera dilontarkan Inoe melalui jejaring sosial Twitter dan disambut antusias oleh Hotma Roni Simamora (Meng) yang mewakili Float. Pertemuan pun segera dijadwalkan.

Pada awal 2012, Meng dan Inoe bertemu. Keduanya sepakat untuk menggabungkan program trip Lembah Pelangi & floatspot di Dataran Tinggi Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah. Nyanyu Partowiredjo dari Picnic Holic pun tertarik bergabung dengan ide “green travel“-nya, dimana sebagian biaya registrasi setiap peserta akan disisihkan untuk program penanaman pohon di wilayah Dieng yang rentan terhadap bencana longsor. Ide terakhir inilah yang akhirnya melengkapi konsep awal acara ini: music, landscape, tree care. Meng menamakannya “Float2Nature”.

Dalam penyelenggaraan perdananya, konsep acara ini akhirnya juga ikut menarik dukungan-dukungan baru dari Mountmag (majalah online pecinta alam), Aidea (rumah produksi) dan Consina (produk kegitatan outdoor). Float2Nature edisi perdana ini diselenggarakan pada tanggal 8-10 Juni 2012 di dataran tinggi Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah. Hanya dengan mengandalkan kekuatan jejaring sosial, pendaftaran yang dibuka secara online dalam jangka waktu 3 bulan berhasil menarik minat para peserta dari berbagai daerah, seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Denpasar.

Sejak awal tercetusnya ide Float2Nature ini, peran jejaring sosial seperti microblogging Twitter sangatlah besar. Banyak interaksi yang terjalin dengan sangat intens baik antar para peserta, para penyelenggara, maupun antar keduanya. Interaksi ini membuat antusiasme terhadap ide acara ini mudah tersebar bahkan hingga sekarang. Kini Float2Nature telah menjadi sebuah komunitas yang tidak hanya menghimpun para penyelenggara dan peserta terdahulu, namun juga mereka yang ingin melibatkan diri dalam seri-seri yang akan datang. Sebagai upaya menampung komunitas ini, tim manajemen Float kemudian merilis dan mengelola situs resmi http://float2nature.com/.

 

On December 16, 2011, Vishnu Wiryawan (Inoe) from Lembah Pelangi & Ankayama Putri, who was attending a floatspot, an event fusing together a gathering and a musical performance presented by Float’s management at the Antara Journalistic Photo Gallery Jakarta, imagined if the event was placed in the open; giving the fans enjoyable music performances in the beauty of nature, away from the hustles and bustles of the crowded city. A few days later, Inoe threw the idea out through social media; an idea enthusiastically welcomed by Roni Hotma Simamora (Meng) representing the band. Meetings were impatiently arranged.

In early 2012, Meng and Inoe met and began organizing a collaboration trip between a Lembah Pelangi program and a floatspot to Dieng Plateau in Wonosobo, Central Java. Nyanyu Partowiredjo from Picnic Holic teamed up upon hearing the event’s green travel concept, in which a percentage of the registration fee from each participant will be set aside for a tree planting program in Dieng area that is prone to landslides. This last idea initially completed the unique concept of the event: music, landscape, and tree care. Meng named this event Float2Nature.

In the implementation of the first event, the green concept eventually attracted partnership from Mountmag (an online nature-lover magazine), Aidea (a production house) and Consina (a brand producing outdoor activities gears). Float2Nature inaugural edition was held on June 8-10, 2012 at Dieng Plateau, Wonosobo, Central Java, Indonesia. Solely relying on the power of social networking, the three month-long online registration period successfully attracted participants from the country’s various regions, from Jakarta, Bandung, and Yogyakarta, all the way to Surabaya and Denpasar.

The Float2Nature event outbreak has seen the enormous role of micro-blogging social networks like Twitter. Intense interactions between both the participants and the organizers increasing enthusiasm towards the event are spreading over the internet until this very day. Float2Nature has now become a solid community that not only serves as a mean to bring together the organizers and participants of the past events, but also as a welcoming home for those who want themselves immersed in the series to come. In an effort to accommodate this ever-growing community, Float’s management team has been releasing and managing the community’s official website http://float2nature.com/.