Destination

Tanakita

TANAKITA

Floatspot dari jauh. IKUT?

Tanakita terletak di Kadudampit, Cisaat, Sukabumi, Jawa Barat, bersebelahan dengan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, 110 km dari Jakarta (waktu tempuh ± 3,5 jam saat kondisi lalu lintas normal). Berada di ketinggian 1.100 m d.p.l., suhu udara di sana berkisar antara 18°C - 22°C.  Tempat yang dikelola oleh Rakata Adventure ini menawarkan fasilitas "5 star camping" dan fasilitas kegiatan-kegiatan outdoor seperti "River Tubing" dan "High Rope Games".

//

Bangunan dekat gerbang masuk Tanakita. IKUT?

The "5 star tent". IKUT?

Interior tenda kami saat survey tanggal 5-6 September yang lalu. IKUT?

Comfort. IKUT?

The Meeting Point. IKUT?

One of The "Free-Flows". IKUT?

Buat yang kedinginan. IKUT?

Meeting Point juga. IKUT?

Intro Nyarap. IKUT?

Nyarap Siriyes. IKUT?

Jalan menuju lokasi konser Float (floatspot) di Villa Merah Tanakita. IKUT?

Jalan menuju lokasi konser Float (floatspot) di Villa Merah Tanakita. IKUT?

Boleh lama di kamar mandi. IKUT?

Boleh lama poto-poto. IKUT?

 

Boleh lama di luar. IKUT?

Dan lama di ladem. IKUT?

Pojokan Floatspot #1. IKUT?

Dari sisi sebaliknya. IKUT?

Our Floatspot's sunset-look. IKUT?

And her other sun-rise look. IKUT?

Dan Asra menganalisanya. IKUT?

Taman Nasional Gunung Gede Pangrango

Dan Mamah Alam yang menentuin. IKUT?

Situgunung Park terletak di Resort Situgunung yang merupakan bagian dari Taman Nasional Gunung Gede Pangrango yang ditetapkan sebagai taman nasional pada tahun 1980. Taman Nasional Gunung Gede Pangrango memiliki keanekaragaman ekosistem, yakni sub-pegunungan, pegunungan, sub-alpen, danau, rawa, dan sabana. Ekosistem sub-pegunungan ditandai oleh banyaknya pohon besar seperti jamuju (Dacrycarpus Imbricatus) dan puspa (Schima Wallichii). Ekosistem sub-alpen ditandai oleh adanya padang Isachne Pangerangensis, bunga edelweiss (Anaphalis Javanica), violet (Viola Agrimonia), dan cantigi (Vaccinium Varingiaefolium).

Di antara spesies-spesies hewan langka yang dapat ditemukan di sini yang kini terancam punah adalah Owa Jawa (Hylobates Moloch), monyet daun Jawa (Presbytis Comata Comata), lutung budeng (Trachypithecus Auratus Auratus), macan kumbang (Panthera pardus), macan tutul kucing bakau (Prionailurus Bengalensis Javanensis), kijang (Muntiacus Muntjak Muntjak), kancil kecil Melayu (Tragulus Javanicus Javanicus), anjing liar Asia (Cuon Alpinus Javanicus), landak Asia Tenggara (Purut Brachyura Brachyura), bau musang (Mydaus Javanensis), dan marten leher kuning  (Martes flavigula).

Gunung Gede Pangrango dikenal luas sebagai habitat yang kaya akan spesies burung. 251 spesies dari 450 yang terdapat di pulau Jawa tinggal di area ini. Di antara spesies-spesies ini merupakan spesies-spesies langka seperti elang Jawa (Spizaetus Bartelsi) dan burung hantu (Otus Angelinae). UNESCO telah mendeklarasikan perlindungan biosfer Taman Nasional Gunung Gede Pangrango pada tahun 1977. Taman nasional ini merupakan "saudara" Garden State Park di Malaysia yang dikelola bersama oleh pemerintahan Indonesia dan Malaysia berdasarkan sebuah kesepakatan yang ditandatangani pada tahun 1995.

Berdasarkan catatan, orang pertama yang mendaki Gunung Gede adalah Reinwardt CGC pada tahun 1819 yang kemudian disusul oleh F.W. Junghuhn (1839-1861), Teysman JE (1839), AR Wallace (1861), Koorders SH (1890), M. Treub (1891), van W.M. Leeuen (1911), and C.G.G.J. van Steenis pada tahun 1920 dan 1952.

 

Trus, liat kanan rada bawahan --->

Ada Danau Situgunung, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Salah satu spot untuk sesi acoustic jamming. Bikinan orang, men. O - R - A - N - G! Hanya karena kegirangan! Busrut.. 😮

Danau Situ Gunung tidak terbentuk secara alami. Kabarnya, pada tahun 1800an, danau ini dibuat oleh seorang bangsawan dari Kerajaan Mataram yang bernama Rangga Jagad Syahadana yang juga dikenal sebagai Mbah Jalun (1770 – 1841). Tokoh yang dikenal luas masyarakat saat  itu juga merupakan seorang buronan pemerintahan kolonial. Ia akhirnya memutuskan untuk tinggal di wilayah kerajaan Islam Banten (kasultanan), di kaki Gunung Gede Pangrango. Mbah Jalun sangat bersukacita saat istrinya yang berasal dari wilayah Kuningan, Cirebon, melahirkan puteranya yang diberi nama Rangga Jaka Lulunta. Luapan rasa bangga, suka cita, dan syukurnya itu ia lukiskan melalui karya berupa bangunan yang dinamakan Situ Gunung.

YA IKUT, LAH!

Curug Sawer berjarak 2,5 km dari pintu gerbang Situgunung Park. Waktu tempuh dengan berjalan kaki (trekking) berkisar antara 1-2 jam. Air terjun dengan ketinggian berkisar 10 m ini berasal dari Gunung Gede & Pangrango.

Kadudampit
Cisaat
Sukabumi
Jawa Barat
Indonesia
Map and Directions

Website: http://www.tanakita.com/
Contact: PT. Rakata Alam Terbuka
Phone: +62 (21) 7200469